Pengenalan Teknologi Informasi - Scanner
Kelompok 11
Nama anggota: - Yogi
- Tommy Rinjani Raja Saputra
Sampai saat ini scanner memiliki beberapa jenis dan berikut ini jenis dari scanner yang sering kita temukan, diantaranya seperti di bawah ini:
Apa
Itu Scanner
Dalam penggunaan komputer terutama jika kita bekerja pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang editing, tentunya kita seringkali menggunakan scanner sebagai sebuah alat bantu yang sangat berguna untuk membantu menyelesaikan pekerjaan kita pada perusahaan tersebut. Apa yang dimaksud dengan scanner ini? Scanner merupakan sebuah perangkat tambahan pada komputer yang mana memiliki kegunaan untuk memindai sesuatu berupa gambar foto, atau juga bisa berupa dokumen yang mana nantinya akan diimport ke dalam komputer dan ditampilkan melalui monitor dalam bentuk digital.
Sebagaimana arti kata kerja aslinya, yakni ‘to scan’ yang artinya memindai, alat ini bekerja dengan cara memindai setiap bagian lembaran yang menjadi inputnya hingga tidak ada bagian yang tersisa. ‘Bahan baku’ yang diolah oleh scanner merupakan lembaran berkas tipis kasat mata. Setelah lembaran tersebut dipindai, maka keluaran yang diperoleh memiliki bentuk berupa berkas visual berbentuk digital yang ukuran maupun kualitasnya dapat diubah guna mencapai kualitas yang diinginkan oleh penggunanya.
Jika kita lihat, sepintas scanner ini memiliki kesamaan dengan mesin fotocopy yang mana juga bekerja dengan cara memindai sesuatu berupa gambar maupun dokumen yang mana nantinya akan diduplikasikan menjadi jumlah yang lebih banyak. Pada tataran tertentu, kehadiran scanner berhasil menyisihkan pemain lama di bidang serupa, yakni teknologi mesin foto kopi yang pertama kali diperkenalkan oleh Xerox di tahun 1959. Walaupun keduanya memiliki fungsi dasar sama, yakni sebagai pengganda, mesin foto kopi memiliki ukuran besar dan menghasilkan keluaran berupa kertas yang ukurannya tak bisa dimanipulasi. Sementara itu, scanner merambah dunia digital dengan keluaran berupa berkas digital yang dapat diatur sedemikian rupa tampilannya sesuai dengan yang dikehendaki pengguna.
Melihat dari fungsinya yang mirip, akankah keberadaan scanner menggantikan mesin foto kopi? Belum tentu. Keduanya memiliki fans dengan kebutuhan tersendiri yang unik dan spesifik. Hanya saja, tak bisa dipungkiri bahwa ada kecenderungan untuk mengadopsi teknologi digital dan menggantikan teknologi pengganda analog semacam foto kopi. Inisiatif semacam ini biasanya diwujudkan dengan menggabungkan atau mengintegrasikan mesin foto kopi digital modern dengan scanner dan printer laser. Perkembangan teknologi menjadikan integrasi tersebut kian menakjubkan, yang diwujudkan oleh adanya scanner berkecepatan tinggi atau mengirimkan berkas lewat e-mail.
Sejarah Scanner
Sejarah perkembangan scanner berawal pada tahun 1975, ketika Ray Kurzweil dan timnya menciptakan Kurzweil Reading Machine beserta software Omni-Font OCR (Optical Character Recognation) Technology. Software ini berfungsi mengenali teks yang ada dalam objek yang discan dan menerjemahkannya menjadi data dalam bentuk teks.
Dari awal perkembangan itulah teknologi scanner berawal dan akhirnya terus berkembang sampai saat ini dengan teknologi yang semakin lama semakin maju. Kini scanner sudah dapat digunakan untuk menscan objek tiga dimensi dan film negatif.
Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya seukuran dengan kertas folio ada juga yang seukuran postcard, bahkan yang terbaru, berbentuk pena yang baru diluncurkan oleh perusahaan WizCom Technologies Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa menyimpan hingga 1.000 halaman teks cetak dan kemudian mentransfernya ke sebuah komputer pribadi (PC). Scanner berukuran pena tersebut dinamakan Quicklink. Pena scanner itu berukuran panjang enam inci dan beratnya sekitar tiga ons. Scanner tersebut dapat melakukan pekerjaannya secara acak lebih cepat dari scanner yang berbentuk datar.
Data yang telah diambil dengan scanner itu, bisa dimasukkan secara langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII.
Pada saat ini, scanner sudah semakin berkembang dengan pesat. Banyak sekali scanner yang beredar di dunia dengan berbagai merk, diantaranya scanner keluaran dari Canon, Hewlett Packard ( HP ), EPSON, UMAX , Panasonic, Samsung, Fujitsu, Lexmark dan masih banyak lagi brand scanner yang lainnya yang semakin berkembang dengan pesat seiring penemuan baru teknologi scanner.
Penemuan scanner sangat terkait dengan perkembangan teknologi photography,fotokopi dan optical machine. Penemu scanner adalah Robert S. Ledley lahir di Newyork, Amerika Serikat pada tahun 1926. Hingga akhirnya pada tahun 1943 lahirlah CT Scanner yang mampu memindai seluruh tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki. Mesin temuannya itu di namakan Automatic Computerized Transverse Axial (ACTA).Demikian sejarah singkat penemuan scanner dan perkembangan scanner dari awal penemuannya sampai sekarang scnner baru dengan teknologi berbeda dan canngih telah ditemukan dan dikembangkan di dunia oleh berbagai Company.
Fungsi Scanner
Seperti yang kita ketahui, scanner memiliki manfaat yang mana sangat membantu kita dalam urusan pemindaian dokumen ataupun foto yang ingin kita simpan ke dalam bentuk digital ataupun menduplikat file yang dipindai tersebut. Selain itu, scanner memiliki fungsi lain, yaitu :
- Menyalin berkas
Fungsi awal scanner adalah untuk menyalin berkas penting yang eksistensinya terancam oleh hal-hal yang menyerang kondisi fisik berkas tersebut.
- Pendokumentasian
Sebagian pengguna memilih scanner saat hendak mendokumentasikan atau menyimpan berkas yang dinilai penting.
- Pengelolaan berkas
Ketika berhubungan dengan berkas fisik, maka risiko terkecil yang muncul adalah waktu yang terbuang karena pengelolaan yang susah. Dengan scanner, setiap berkas dapat dikelola dan dikategorisasikan dengan mudah. Ketika berkas dibutuhkan, versi digital telah siap untuk diambil kapan saja.
- Pengamanan berkas
Berkas konvensional memiliki ancaman fisik yang siap menyerang kapan saja. Dengan adanya scanner, maka berkas lebih aman karena versi digital dapat menjadi jaminan eksistensi dari versi asli.
Cara Kerja dari Scanner
Sebagian besar dari kita pasti pernah berfikir mengenai bagaimana sebenarnya cara kerja dari perangkat yang satu ini. Nah, berikut ini adalah cara kerja yang dilakukan oleh scanner :
Gambar yang akan dipindai itu diletakan berada di atas permukaan kaca pemindai. Sebelum gambar dilakukan pemindaian, komputer akan melakukan penentuan seberapa jauh motor stepper yang membawa lampu, jaraknya sudah ditentukan oleh panjang gambar dan posisi gambar di kaca pemindai. Ketika scanhead sedang melakukan pergerakan scan menangkap cahaya yang dicerminkan pada area yang dipindai dengan memiliki ketelitian sekitar 1/90.000 inci. Lampu mulai menyala dan motor stepper akan melakukan perputara untuk menggerakan lampu sampai tepat berada diatas objek.
Cahaya lampu yang dipancarkan pada gambar akan segera dipantulkan pada bagian wilayah yang kosong atau memiliki warna putih tentunya akan memantulkan lebih bvanyak cahaya ketika dibandingkan daerah yang tampak gelap atau memiliki warna. Kemudian pantulan yang telah dihasilkan akan diteruskan oleh beberapa cermin menuju lensa scanner.
Pada pantulan cahaya tersebut akan bergerak menuju sensor CCD. Sensor CCD akan melakukan pengukuran intensitas cahaya dan panjang gelombang yang dipantulkan dan mengubahnya menjadi tegangan listrik analog.
Tegangan analog tersebut akan berubah menjadi nilai digital karena adanya alat pengubah ADC (Analog to Digital). Sinyal digital yang berasal dari Sensor CCD akan dikirim ke logic board dan dikirimkan kembali pada komputer dalam bentuk data digital yang telah menunjukan warna pada titik-titik gambar yang dipantulkan.
Berikut ini jenis-jenis dari scanner :
Sampai saat ini scanner memiliki beberapa jenis dan berikut ini jenis dari scanner yang sering kita temukan, diantaranya seperti di bawah ini:
- Flatbed scanner yaitu merupakan scanner yang memiliki bentuk seukuran dengan kertas folio, sehingga scanner ini seperti mesin fotocopy tetapi dengan ukuran yang kecil.
- PSC atau Print Scan Copy yaitu merupakan suatu perangkat yang memiliki multifungsi diantaranya dapat digunakan sebagai scanner, dapat juga digunakan sebagai printer serta bisa digunakan untuk mesin fotocopy.
- Handy scanner yaitu merupakan scanner yang bentuknya postcard, yang biasa kita temui pada supermarket ataupun minimarket. Sebab dapat digunakan pada mesin kasir untuk membaca harga barang-barang yang terdapat pada barcode barang tersebut.
- Film Scanner menggunakan teknologi yang sama seperti flatbed Scanner, yaitu CCD sebagai mata yang melakukan pemindaian, namun dikhususkan untuk objek yang bentuknya adalah film negative.
- Roller scanner berguna untuk melakukan pemindaian pada sebuah dokumen atau gambar yang secara fisik berbentuk lembaran atau objek yang mudah untuk dipindai. Roller scanner tidak mnggerakkan matanya, melainkan dokumennya yang digerakkan. Cara kerjanya sama seperti printer, dimana dokumen atau kertas diletakkan pada ujung satunya, kemudian kertas tersebut akan masuk ke dalam mesin scanner, lalu keluar pada ujung satunya lagi.
- ADF Scanner (Automatic Document Feeder) merupakan scanner jenis roller yang ditujukan untuk penggunaan dokumen dalam jumlah yang banyak. Scanner ini memiliki wadah tersendiri untuk menyimpan dokumen yang akan di scan, lalu secara otomatis kesemua dokumen tersebut akan ditarik masuk ke dalam mesin Roller Scanner secara bertahap satu per satu.
- Scanner Sheet Feed ini tidak memilki wadah penyimpanan dokumen. Hal ini membuat scanner sheet feed ini dapat digunakan dengan cara memasukkan kertas atau dokumennya satu per satu. Populer dengan nama Scanner Mobile atau scanner Portable, Scanner Sheet Feed ini sangat praktis dan sangat mudah untuk dibawa–bawa.
Referensi :
http://febrizal-h.blogspot.com/2013/01/sejarah-scanner-pengertian-scanner-dan.html










0 Response to "Pengenalan Teknologi Informasi - Scanner"
Post a Comment